Materia Medica Indonesia

Adonis Vernalis

Bunga Mata Burung PegarPheasant's Eye

Sumber asli ↗

Gambaran UmumOverview

Obat jantung untuk keadaan setelah rematik, influenza, atau penyakit Bright (radang ginjal), bila otot jantung sedang mengalami tahap perlemakan (degenerasi lemak); remedi ini mengatur denyut nadi dan meningkatkan kekuatan kontraksi jantung, disertai bertambahnya pengeluaran urin. Paling berharga pada penumpukan cairan akibat gangguan jantung (dropsi jantung). Daya hidup rendah, disertai jantung lemah serta nadi lambat dan lemah. Penumpukan cairan di rongga dada (hidrotoraks), penumpukan cairan di rongga perut (asites). Bengkak berisi cairan di seluruh tubuh (anasarka).

A heart medicine, after rheumatism or influenza, or Bright's disease, where the muscles of the heart are in stage of fatty degeneration, regulating the pulse and increasing the power of contractions of heart, with increased urinary secretions. Most valuable in cardiac dropsy. Low vitality, with weak heart and slow, weak pulse. Hydrothorax, ascites. Anasarca.

MulutMouth

Berlendir. Lidah berwarna kuning kotor, nyeri, terasa seperti tersiram air panas.

Slimy. Tongue dirty yellow, sore, feels scalded.

JantungHeart

Kebocoran katup mitral dan katup aorta (regurgitasi). Radang aorta menahun (aortitis kronis), jantung berlemak, radang selaput pembungkus jantung (perikarditis). Radang lapisan dalam jantung (endokarditis) akibat rematik (Kalmia). Nyeri di daerah depan jantung (prekordial), jantung berdebar-debar, dan sesak napas (dispnea). Pembuluh balik (vena) sangat terbendung penuh darah. Asma jantung (Quebracho). Jantung berlemak. Radang otot jantung (miokarditis), kerja jantung tidak teratur, rasa seperti diikat, dan pusing berputar. Nadi cepat, tidak teratur.

Mitral and aortic regurgitation. Chronic aortitis, Fatty heart pericarditis. Rheumatic Endocarditis (Kalmia). Preaecordial pain, palpitation, and dyspnoea. Marked venous engorgement. Cardiac asthma (Quebracho). Fatty heart. Myocarditis, irregular cardiac action, constriction and vertigo. Pulse rapid, irregular.

LambungStomach

Terasa berat seperti ditindih beban. Lapar yang perih seperti menggerogoti. Rasa lemas seperti mau pingsan di ulu hati (epigastrium). Membaik di luar ruangan.

Heavy weight. Gnawing hunger. Faint feeling in epigastrium. Better out of doors.

UrinUrine

Ada lapisan tipis berminyak di permukaan urin. Urin sedikit, mengandung protein (albumin).

Oily pellicle on urine. Scanty, albuminous.

PernapasanRespiratory

Sering ingin menarik napas panjang. Dada terasa berat seperti ditindih.

Frequent desire to take a long breath. Feeling of weight on chest.

TidurSleep

Gelisah, disertai mimpi-mimpi yang mengerikan.

Restlessness, with horrible dreams.

EkstremitasExtremities

Nyeri pegal di tengkuk. Tulang belakang kaku dan pegal. Bengkak berisi cairan (edema).

Aching in nape. Spine stiff and aching. Å’dema.

HubunganRelationship

Adonidin adalah penguat jantung (tonik jantung) dan peluruh kencing (diuretik). Seperempat grain setiap hari, atau dua sampai lima grain triturasi desimal pertama, meningkatkan tekanan di pembuluh nadi (arteri) dan memperpanjang fase istirahat jantung (diastole), sehingga membantu mengosongkan pembuluh balik yang penuh darah. Merupakan pengganti yang sangat baik untuk Digitalis dan efeknya tidak menumpuk di dalam tubuh (tidak kumulatif).

Adonidin is a cardiac tonic and diuretic. Quarter grain daily, or two to five grains of first decimal trit increases arterial pressure and prolongs the diastole, favoring emptying engorged veins. Is an excellent substitute for Digitalis and is not cumulative in action.

Bandingkan: Digit; Cratoeg; Conval; Strophanthus.

Compare: Digit; Cratoeg; Conval; Strophanthus.

DosisDose

Lima sampai sepuluh tetes tingtur.

Five to ten drops of the tincture.