Materia Medica Indonesia

Cytisus Laburnum

Sumber asli ↗

Remedi ini tidak tercantum dalam edisi lengkap di situs sumber, sehingga teksnya diambil dari edisi ringkas Boericke — beberapa bagian (mis. dosis) mungkin tidak ada.

Gambaran UmumOverview

Semua bagian semak ini beracun, menimbulkan radang lambung dan usus, disertai muntah, diare, sakit kepala, wajah pucat, dan kulit dingin. Mati rasa yang meluas (anestesia) dan kejang merupakan beberapa efek utama obat ini. Radang selaput otak dan sumsum tulang belakang (meningitis serebrospinal). Lemas sekali, rasa tercekik di tenggorokan, tengkuk kaku, nyeri merobek dari tengkuk ke kepala bagian belakang (oksiput), mata redup tidak bercahaya.

All parts of this shrub are poisonous, producing inflammation of stomach and intestines, with vomiting, diarrhoea, headache, paleness of face and cold skin. Widespread anaesthesia, and convulsions are some of the chief effects of this drug. Cerebrospinal meningitis. Great prostration, sense of constriction in throat, stiffness of nape, tearing from nape into occiput, lusterless eyes.

LambungStomach

Haus berlebihan. Mual terus-menerus, muntah; nyeri panas terbakar di ulu hati (epigastrium).

Excessive thirst. Constant nausea, vomiting; burning pain in epigastrium.

Rasa ingin terus mengejan (tenesmus) dan ereksi. Urin berwarna hijau seperti rumput.

Tenesmus and erections. Grass-green urine.

EkstremitasExtremities

Tangan mati rasa dan nyeri. Sulit menggerakkan tangan.

Numbness and pain in hands. Difficulty in moving them.

HubunganRelationship

Bandingkan: Nux; Gels.

Compare: Nux; Gels.

Bandingkan: Cystine (menimbulkan kelumpuhan motorik yang menyerupai kelumpuhan akibat curare, dan kematian karena kelumpuhan pernapasan)

Compare: Cystine (produces motor paralysis resembling that of curare and death through respiratory paralysis