Materia Medica Indonesia

Ailanthus Glandulosa

Sumber asli ↗

Remedi ini tidak tercantum dalam edisi lengkap di situs sumber, sehingga teksnya diambil dari edisi ringkas Boericke — beberapa bagian (mis. dosis) mungkin tidak ada.

Gambaran UmumOverview

Melalui gejala-gejala kulitnya yang khas, remedi ini memperlihatkan kemampuannya yang kuat untuk merusak susunan darah, sehingga menimbulkan keadaan seperti yang dijumpai pada demam berat yang sangat melemahkan badan, penyakit ruam menular (eruptif) jenis berat, difteri, radang amandel folikular, infeksi Streptococcus, kecenderungan mudah berdarah (diatesis hemoragik), dan sebagainya. Kulit tampak kebiruan pucat (livid) atau keunguan; wajah gelap seperti kayu mahoni dan panas; kerak kotor kecokelatan pada gigi dan bibir (sordes); tenggorokan bengkak, ungu, dan kebiruan; setengah sadar, mengigau; denyut nadi lemah; seluruh tubuh lamban dan lesu (torpor), serta lemas sekali. Gejalanya sangat mirip dengan demam skarlatina yang ganas. Diare, disentri, dan kelemahan hebat sangat menonjol. Semua keadaannya ditandai dengan hilangnya tenaga (adinamia). Warna kulit kebiruan, keadaan setengah sadar (stupor), dan sifat ganas. Selaput lendir mudah berdarah dan berborok (Lach. Ars).

This remedy shows by its peculiar skin symptoms its pronounced power of disorganizing the blood, causing conditions we meet with in low fevers, low types of eruptive diseases, diphtheria, follicular tonsillitis, Streptococcus infection, Haemorrhagic diathesis, etc. The skin appears livid or purplish; face dark as mahogany, hot; sordes; throat swollen, purple, livid; semi-conscious, delirious; weak pulse, general torpor and prostration. Symptoms remarkably alike to malignant scarlatina. Diarrhoea, dysentery and great weakness are very marked. Adynamia characterizes all its conditions. Lividity, stupor and malignancy. Mucous membranes haemorrhagic and ulcerative (Lach. Ars).

TenggorokanThroat

Tenggorokan meradang, bengkak berisi cairan (edema), berwarna merah gelap. Bengkak hebat, baik di dalam maupun di luar. Rasa kering, kasar, seperti tergores, dan seperti tercekik. Leher nyeri bila disentuh dan bengkak. Suara serak, seperti pada penyakit krup. Lidah kering dan cokelat. Gigi tertutup kerak kotor. Nyeri saat menelan menjalar ke telinga.

Inflamed, oedematous, dusky red. Much swelling, internal and external. Dry, rough, scraping, choking feeling. Neck tender and swollen. Hoarse, croupy voice. Tongue dry and brown. Teeth covered with sordes. Pain in swallowing extends to the ears.

PernapasanRespiratory

Napas terburu-buru; tidak teratur. Batuk kering, pendek-pendek, dan terus-menerus. Paru-paru terasa nyeri dan lelah.

Hurried breathing; irregular. Dry, hacking cough. Lungs sore and tired.

TidurSleep

Mengantuk, gelisah. Tidur berat, terganggu, dan tidak menyegarkan.

Drowsy, restless. Heavy, disturbed, unrefreshing.

KulitSkin

Ruam bintil-bintil kecil (milier) berwarna kebiruan, yang kambuh setiap tahun. Lepuh besar berisi cairan gelap. Ruam kebiruan yang tidak beraturan dan berbercak-bercak, menghilang bila ditekan. Dingin. Penyakit Raynaud (jari tangan dan kaki pucat kebiruan saat kedinginan).

Miliary, livid rash, returns annually. Large blisters filled with dark serum. Irregular, patchy, livid eruption, disappearing on pressure. Cold. Raynaud's disease.

HubunganRelationship

Antidot: Rhus; Nux

Antidote: Rhus; Nux

Bandingkan: Ammon carb; Bapt; Arn; Mur ac; Lach; Rhus

Compare: Ammon carb; Bapt; Arn; Mur ac; Lach; Rhus