Materia Medica Indonesia

Canchalagua

Erythraea venusta – Tumbuhan SentauriErythraea venusta-Centaury

Sumber asli ↗

Gambaran UmumOverview

Banyak digunakan sebagai obat demam dan tonik pahit (Gentiana), antimalaria dan antiseptik. Berguna pada demam berselang (intermiten) jenis berat di negara-negara beriklim panas; juga pada influenza. Seluruh tubuh terasa nyeri, seolah-olah memar. Sensasi seperti ada tetesan yang jatuh dari dan ke atas berbagai titik.

Used extensively as a fever remedy and bitter tonic (Gentiana), antimalarial and antiseptic. Of use in severe type of intermittent fever in hot countries; also, in influenza. Sore, as if bruised all over. Sensation of drops falling from and upon different spots.

DemamFever

Menggigil di seluruh tubuh; memburuk di tempat tidur pada malam hari. Peka terhadap angin pasat yang dingin di Pantai Pasifik. Rasa nyeri dan memar di seluruh tubuh; mual dan muntah kering (ingin muntah tetapi tidak ada yang keluar).

Chill all over; worse in bed at night. Sensitive to cold trade-winds on Pacific Coast. General sore and bruised feeling; nausea and retching.

KulitSkin

Keriput seperti kulit tangan tukang cuci. Kulit kepala terasa kencang, seolah-olah ditarik menyatu oleh karet.

Wrinkled like a washer-woman's. Scalp feels tight, as if drawn together by India-rubber.

DosisDose

Tingtur, dalam dosis tetesan. Harus dibuat dari tumbuhan segar. Khasiat obatnya hilang bila tumbuhan sudah kering.

Tincture, in drop doses. Must be made from the fresh plant. Its medicinal properties are lost in the dry.