Materia Medica Indonesia

Homarus

Cairan Pencernaan Lobster HidupDigestive Fluid of Live Lobster

Sumber asli ↗

Gambaran UmumOverview

Gangguan pencernaan (dispepsia), sakit tenggorokan, dan sakit kepala tampaknya merupakan kombinasi yang dapat diatasi dengan remedi ini. Terutama nyeri di dahi dan pelipis, disertai rasa nyeri di mata. Tenggorokan sakit, perih seperti lecet, terasa terbakar, dengan lendir yang liat. Nyeri di lambung dan perut, membaik setelah makan. Bersendawa. Rasa menggigil dan nyeri di seluruh tubuh. Kulit gatal.

Dyspepsia, sore throat, and headache seems to be a combination that may be controlled by this remedy. Frontal and temporal pain chiefly, with soreness in eyes. Throat sore, raw, burns, with tough mucus. Pain in stomach and abdomen, better after eating. Belching. Chilliness and pain all over. Itching of skin.

ModalitasModalities

Memburuk: karena susu, setelah tidur. Membaik: karena gerakan, setelah makan.

Worse, from milk, after sleep. Better, from motion, after eating.

HubunganRelationship

Bandingkan: Sepia; Asterias; Astacus; Aethusa.

Compare: Sepia; Asterias; Astacus; Aethusa.

DosisDose

Potensi keenam.

Sixth potency.