Limulus Cyclops
BelangkasHorse-foot-King-crab
Gambaran UmumOverview
(LIMULUS - XIPHOSURA)
(LIMULUS - XIPHOSURA)
Limulus diperkenalkan oleh C. Hering dan sebagian telah diuji melalui proving (uji coba homeopatik) olehnya dan oleh Lippe. Hering terkejut melihat darah belangkas yang dibedahnya berwarna biru; setelah diselidiki, darah itu ternyata mengandung tembaga seperti yang telah ia duga, dan ia mengira bahwa remedi ini akan terbukti menjadi obat lain untuk kolera. Proving lebih lanjut diperlukan untuk memastikan hal ini, meskipun gejala-gejala yang diamati sejauh ini membuatnya mungkin benar. Pikiran Hering yang kaya gagasan selalu menuntunnya merintis jalan-jalan baru dalam pengobatan praktis (terapeutika).
Limulus was introduced by C. Hering and partially proved by him and Lippe. Hering was surprised to see the blood of the King-crab that he dissected, blue, which on investigation, was found to contain copper as he had surmised and which he thought would prove to be another medicine for Cholera. Further provings are necessary to establish this, though symptoms so far observed make this probable. Hering's fertile mind always lead him to pioneer paths into practical therapeutics.
Kelelahan fisik dan mental; mengantuk setelah mandi di laut. Gejala lambung dan usus (gastroenterik). Rasa penuh yang nyeri di seluruh sisi kanan tubuh.
Bodily and mental exhaustion; drowsiness after sea bathing. Gastro-enteric symptoms. Painful fullness of whole right side of body.
KepalaHead
Murung (depresi mental). Sulit mengingat nama, pikiran bingung disertai wajah panas, darah naik ke wajah, memburuk saat merenung. Nyeri di belakang bola mata kiri.
Mental depression. Difficult to remember names, confused with heat of face, rush of blood to face, worse when meditating. Pain behind left eye-ball.
HidungNose
Pilek encer yang terus mengalir. Bersin, memburuk setelah minum air. Hidung terus-menerus menetes. Rasa tertekan di atas hidung dan di belakang mata.
Fluent coryza. Sneezing worse drinking water. Constant nasal dropping. Pressure above nose and behind eyes.
PerutAbdomen
Kolik (mulas melilit) disertai rasa panas. Nyeri seperti kram disertai feses encer. Perut panas dan terasa mengencang. Wasir, anus terasa menyempit.
Colic with heat. Cramp-like pain with watery stools. Abdomen hot and constricted. Piles, constriction of anus.
PernapasanRespiratory
Suara serak. Sesak napas (dispnea) setelah minum air. Dada terasa tertekan berat.
Husky voice. Dyspnoea after drinking water. Oppression of chest.
EkstremitasExtremities
Nyeri saraf di paha (neuralgia krural). Telapak kaki pegal, terasa mati rasa. Nyeri di sendi pinggul kanan. Tumit nyeri seperti memar.
Crural neuralgia. Soles of feet ache, feel numb. Pain in right hip-joint. Heels sore.
KulitSkin
Bintik-bintik dan lepuh kecil (vesikel) yang gatal di wajah dan tangan. Rasa terbakar di telapak tangan.
Itching spots and vesicles on face and hands. Burning in palms.
HubunganRelationship
Bandingkan: Asterias; Homarus; Cuprum.
Compare: Asterias; Homarus; Cuprum.
DosisDose
Potensi keenam.
Sixth potency.