Lobelia Purpurascens
Lobelia UnguPurple Lobelia
Gambaran UmumOverview
Lemas yang sangat berat pada seluruh daya hidup dan sistem saraf; kelumpuhan pernapasan. Kelemahan saraf yang sangat berat akibat influenza. Koma. Lidah putih dan lumpuh.
Profound prostration of all the vital forces and of the nervous system; respiratory paralysis. Nervous prostration of influenza. Coma. Tongue white and paralyzed.
KepalaHead
Bingung dan murung. Sakit kepala disertai mual, pusing berputar (vertigo); terutama di antara kedua alis. Tidak mampu menjaga mata tetap terbuka; kelopak mata menutup karena kejang.
Confused and depressed. Headache with nausea, vertigo; especially between eyebrows. Cannot keep eyes open; spasmodic closure of lids.
DadaChest
Napas dangkal; jantung dan paru-paru terasa lumpuh; napas lambat. Detak jantung terdengar oleh pasien seperti dentuman genderang.
Superficial respiration; heart and lungs feel paralyzed; respiration slow. Heart beats sound to him like boom of a drum.
MataEyes
Mata tidak mungkin dibuka terus. Mengantuk.
Impossible to keep open. Drowsy.
HubunganRelationship
Bandingkan: Baptisa; Lobelia cardinalis (badan lemah, terutama pada tungkai; napas terasa sesak tertekan, radang selaput paru (pleuritis), nyeri menusuk di dada saat menarik napas panjang. Nyeri di paru-paru kiri, rasa tertusuk-tusuk yang hilang-timbul sepanjang siang hari).
Compare: Baptisa; Lobelia cardinalis (debility, especially of lower extremities; oppressed breathing, pleurisy, sticking pain in chest on taking a long breath. Pain in left lung, intermitting pricking during the day).
DosisDose
Potensi ketiga.
Third potency.