Materia Medica Indonesia

Myrtus Communis

MuradMyrtle

Sumber asli ↗

Gambaran UmumOverview

Daunnya mengandung Myrtol, zat antiseptik yang aktif. Nyeri dada, seperti yang sering dijumpai pada penderita TBC paru (ftisis), menjadi petunjuk untuk remedi ini. TBC paru tahap awal. Penenang saraf dan perangsang selaput lendir; radang saluran napas (bronkitis), radang kandung kemih (sistitis), dan radang pelvis ginjal (pielitis).

The leaves contain Myrtol, an active antiseptic. Chest pains, as found often in consumptives, call for this remedy. Incipient phthisis. Nerve sedative and stimulant to mucous membranes, bronchitis, cystitis and pyelitis.

DadaChest

Nyeri seperti ditusuk-tusuk di dada kiri, menembus sampai ke tulang belikat (Illic; Therid; Pix). Batuk kering dengan bunyi hampa, disertai rasa geli di dada. Memburuk pada pagi hari. Sensasi terbakar di dada kiri.

Stitching pain in left breast, running through to shoulder-blade (Illic; Therid; Pix). Dry, hollow cough, with tickling in chest. Worse in the morning. Sensation of burning in left chest.

HubunganRelationship

Bandingkan: Myrtus Chekan (bronkitis menahun dengan dahak kental kekuningan yang sulit dilepaskan. Dahak yang sangat banyak membuat pasien terus tersiksa dan batuk-batuk).

Compare: Myrtus Chekan (Chronic bronchitis with dense, yellowish sputum, difficult to detach. Copious expectoration keeps patient distressed and coughing).

DosisDose

Potensi ketiga.

Third potency.