Materia Medica Indonesia

Oenanthe Crocata

Tumbuhan Air BerumbiWater Dropwart

Sumber asli ↗

Gambaran UmumOverview

Kejang yang menyerupai epilepsi; memburuk saat menstruasi dan kehamilan. Kejang setelah melahirkan (eklampsia puerperal); kejang akibat racun urea dalam darah (kejang uremik). Rasa panas terbakar di tenggorokan dan lambung, mual dan muntah. Bintik-bintik merah di wajah. Kedutan kejang pada wajah. Penyakit kulit, terutama lepra dan kulit bersisik seperti sisik ikan (iktiosis).

Epileptiform convulsions; worse, during menstruation and pregnancy. Puerperal eclampsia; uraemic convulsions. Burning in throat and stomach, nausea and vomiting. Red spots in face. Convulsive facial twitching. Skin affections, especially lepra and ichthyosis.

PernapasanRespiratory

Batuk karena rasa geli, disertai bunyi berderak berlendir di dada bagian bawah, dan dahak kental berbusa. Napas berat, tersentak-sentak (kejang), dan mendengkur (stertor).

Tickling cough, with rattling in the lower part of the chest, and thick, frothy expectoration. Heavy, spasmodic, stertorous breathing.

EkstremitasExtremities

Kejang; tubuh melengkung kaku ke belakang (opistotonus). Nyeri di sepanjang saraf paha (krural) dan saraf pinggul (siatik), dimulai dari punggung. Tangan dan kaki dingin. Mati rasa pada tangan dan kaki.

Convulsions; opisthotonos. Pain along crural and sciatic nerves, commencing in back. Cold hands and feet. Numbness of hand and foot.

HubunganRelationship

Bandingkan: Cicuta; Kali brom.

Compare: Cicuta; Kali brom.

DosisDose

Potensi pertama hingga keenam.

First to sixth potency.