Ricinus Communis
Minyak JarakCastor-oil (RICINUS COMMUNIS - BOFAREIRA)
Gambaran UmumOverview
Memiliki kerja yang nyata pada saluran pencernaan (lambung dan usus). Meningkatkan jumlah air susu pada ibu menyusui. Muntah dan mencret hebat. Lesu dan lemah.
Has marked action on gastro-intestinal tract. Increase the quantity of milk in nursing women. Vomiting and purging. Languor and weakness.
KepalaHead
Pusing berputar (vertigo), nyeri di kepala bagian belakang (oksiput), gejala penumpukan darah (kongesti), telinga berdengung. Wajah pucat, mulut berkedut.
Vertigo, occipital pain, congestive symptoms, buzzing in ears. Face pale, twitching of mouth.
LambungStomach
Tidak nafsu makan (anoreksia) disertai rasa haus yang hebat, rasa terbakar di lambung, rasa panas di ulu hati yang naik ke kerongkongan (pirosis), mual, muntah banyak, ulu hati peka. Mulut kering.
Anorexia with great thirst, burning in stomach, pyrosis, nausea profuse vomiting, pit of stomach sensitive. Mouth dry.
PerutAbdomen
Perut berbunyi keroncongan disertai kontraksi otot-otot lurus perut (otot rektus), sakit perut melilit (kolik), diare tak henti-henti disertai mencret hebat. Feses seperti air cucian beras disertai kram dan rasa kedinginan.
Rumbling with contraction of recti muscles, colic, incessant diarrhoea with purging. Rice water stools with cramps and chilliness.
FesesStool
Encer, terus-menerus, tidak nyeri, disertai kram yang nyeri pada otot-otot anggota gerak. Anus meradang. Feses hijau, berlendir, dan berdarah. Demam, badan kurus kering, sangat mengantuk (somnolen).
Loose, incessant, painless, with painful cramps in muscles of extremities. Anus inflamed. Stools green, slimy, and bloody. Fever, emaciation, somnolence.
HubunganRelationship
Bandingkan: Resorcin (diare musim panas disertai muntah); membunuh kuman organik penyebab pembusukan; Cholos terrapina (kram otot). Ars; Verat.
Compare: Resorcin (summer complaint with vomiting); destroys organic germs of putrefaction; Cholos terrapina (cramps of muscles). Ars; Verat.
DosisDose
Potensi ketiga. Lima tetes setiap empat jam untuk memperbanyak aliran air susu; juga sebagai obat luar berupa tapal dari daun-daunnya.
Third potency. Five drops every four hours for increasing flow of milk; also locally a poultice of the leaves.