Acetanilidum
AntifebrinAntifebrinum
Gambaran UmumOverview
Menekan kerja jantung, pernapasan, dan tekanan darah; menurunkan suhu tubuh. Kulit dan bibir membiru (sianosis) dan tubuh ambruk (kolaps). Makin peka terhadap dingin. Merusak sel-sel darah merah; pucat.
Depresses heart, respiration and blood pressure, lowers temperature. Cyanosis and collapse. Increased susceptibility to cold. Destroys red blood corpuscles; pallor.
KepalaHead
Kepala terasa membesar. Pingsan. Kemerosotan moral.
Enlarged sensation. Fainting. Moral depravity.
MataEyes
Cakram saraf mata (diskus optikus) tampak pucat, lapang pandang menyempit, dan pembuluh darah retina mengecil; pupil melebar (midriasis).
Pallor of optic discs, contracted visual field and shrinking retinal vessel; mydriasis.
JantungHeart
Lemah, tidak teratur, disertai selaput lendir yang membiru, ada protein dalam urin (albuminuria), bengkak berisi cairan (edema) pada kaki dan pergelangan kaki.
Weak, irregular, with blue mucous membranes, albuminuria, oedema of feet and ankles.
HubunganRelationship
Bandingkan: Antipyrin.
Compare: Antipyrin.
DosisDose
Digunakan sebagai obat penenang (sedatif) dan penurun panas (antipiretik) untuk berbagai jenis sakit kepala dan nyeri saraf (neuralgia) dengan dosis satu hingga tiga grain. Untuk indikasi homeopatik, gunakan potensi ketiga.
Used as a sedative and antipyretic for various forms of headache and neuralgia in doses of one to three grains. For the homeopathic indications use the third potency.