Cactus Grandiflorus
Kaktus Berbunga MalamNight-blooming Cereus
Gambaran UmumOverview
(SELENICEREUS SPINULOSUS)
(SELENICEREUS SPINULOSUS)
Bekerja pada serabut otot yang melingkar, sehingga menimbulkan rasa terjepit (konstriksi). Terutama jantung dan pembuluh nadi (arteri) yang langsung bereaksi terhadap pengaruh Cactus, sehingga timbul rasa terjepit yang sangat khas, seperti diikat pita besi. Sensasi ini dirasakan di berbagai tempat, seperti kerongkongan (esofagus), kandung kemih, dan lain-lain. Gejala mental yang ditimbulkannya sesuai dengan gejala yang dijumpai pada penyakit jantung, yaitu sedih dan murung (melankolis). Perdarahan, rasa terjepit, gejala yang datang secara berkala (periodisitas), dan nyeri kejang. Seluruh tubuh terasa seolah-olah dikurung dalam sangkar, dan setiap kawatnya dipilin makin kencang. Pembuluh nadi yang mengalami penimbunan lemak (ateroma) dan jantung yang lemah. Pembendungan darah (kongesti); penyebaran darah yang tidak merata. Mempermudah terbentuknya gumpalan darah dengan cepat. Sifat berkala yang sangat menonjol. Gondok beracun (goiter toksik) disertai gejala jantung. Gambaran Cactus: nadi tidak teraba, napas terengah-engah, dan lemas sekali.
Acts on circular muscular fibers, hence constrictions. It is the heart and arteries especially that at once respond to the influence of Cactus, producing very characteristic constrictions as of an iron band. This sensation is found in various places, oesophagus, bladder, etc. The mental symptoms produced correspond to those found when there are heart affections, sadness, and melancholy. Haemorrhage, constrictions, periodicity, and spasmodic pains. Whole body feels as if caged, each wire being twisted tighter. Atheromatous arteries and weak heart. Congestions; irregular distribution of blood. Favors formation of clots speedily. Great periodicity. Toxic goitre with cardiac symptoms. Cactus is pulseless, panting and prostrated.
MentalMind
Murung, pendiam, sedih, suasana hati buruk (mudah kesal). Takut mati. Menjerit karena nyeri. Cemas.
Melancholy, taciturn, sad, ill-humored. Fear of death. Screams with pain. Anxiety.
KepalaHead
Sakit kepala bila terpaksa melewatkan jam makan (Ars; Lach; Lyc). Sensasi seolah-olah ada beban di puncak kepala. Nyeri berdenyut di sisi kanan. Sakit kepala karena bendungan darah (kongestif), datang secara berkala, seakan-akan mengancam terjadinya stroke (apopleksi). Pembuluh darah yang menuju kepala melebar. Terasa seolah-olah kepala dijepit dalam catok. Rasa berdenyut di telinga. Penglihatan kabur. Nyeri saraf wajah (prosopalgia) di sisi kanan, nyeri seperti dijepit, kambuh pada jam yang sama setiap hari (Cedron).
Headache if obliged to pass dinner hour (Ars; Lach; Lyc). Sensation as of a weight on vertex. Right-sided pulsating pain. Congestive headaches, periodical, threatening apoplexy. Blood-vessels to the head distended. Feels as if head were compressed in a vise. Pulsation in ears. Dim sight. Right sided prosopalgia, constricting pains, returns at same hour daily (Cedron).
HidungNose
Mimisan yang banyak. Pilek (koriza) dengan ingus encer yang terus mengalir.
Profuse bleeding from nose. Fluent coryza.
TenggorokanThroat
Kerongkongan terasa terjepit. Lidah kering, seolah-olah terbakar; butuh banyak cairan agar makanan bisa tertelan. Rasa tercekik seperti dijepit di tenggorokan, disertai pembuluh nadi leher (karotis) yang penuh dan berdenyut kencang, pada serangan nyeri dada jantung (angina pektoris).
Constriction of oesophagus. Dryness of tongue, as if burnt; needs much liquid to get food down. Suffocative constriction at throat, with full, throbbing carotids in angina pectoris.
LambungStomach
Rasa terjepit, berdenyut, atau berat di lambung. Muntah darah.
Constriction, pulsation, or heaviness in stomach. Vomiting of blood.
FesesStool
Feses keras dan hitam. Diare pada pagi hari. Wasir bengkak dan nyeri. Sensasi seperti ada beban yang sangat berat di anus. Perdarahan dari usus pada demam malaria dan bila disertai gejala jantung.
Hard, black stools. Diarrhoea in morning. Haemorrhoids swollen and painful. Sensation of great weight in anus. Haemorrhage from bowels in malarial fevers and with heart symptoms.
UrinUrine
Leher kandung kemih terasa terjepit, sehingga urin tertahan (retensi urin). Perdarahan dari kandung kemih. Gumpalan darah di saluran kencing (uretra). Terus-menerus buang air kecil.
Constriction of neck of bladder, causing retention of urine. Haemorrhage from bladder. Clots of blood in urethra. Constant urination.
WanitaFemale
Rasa terjepit di daerah rahim dan indung telur (ovarium). Nyeri haid (dismenore); nyeri berdenyut di rahim dan indung telur. Kejang otot vagina (vaginismus). Menstruasi datang lebih awal, darahnya gelap dan kental seperti ter (Cocc; Mag c); berhenti saat berbaring, disertai gejala jantung.
Constriction in uterine region and ovaries. Dysmenorrhoea; pulsating pain in uterus and ovaries. Vaginismus. Menses early, dark, pitch-like (Cocc; Mag c); cease on lying down, with heart symptoms.
DadaChest
Napas terasa berat dan sesak, seperti ada beban di dada. Dada terasa terjepit, seolah-olah diikat, sehingga menghambat pernapasan. Radang sekat rongga badan (diafragma). Jantung terasa terjepit, seperti diikat pita besi. Angina pektoris. Jantung berdebar-debar (palpitasi); nyeri menusuk yang menjalar turun ke lengan kiri. Batuk darah (hemoptisis), disertai batuk kejang yang menyentak-nyentak. Radang diafragma (diafragmitis), disertai napas yang sangat sulit.
Oppressed breathing as from a weight on chest. Constriction in chest, as if bound, hindering respiration. Inflammation of diaphragm. Heart-constriction, as from an iron band. Angina pectoris. Palpitation; pain shooting down left arm. Haemoptysis, with convulsive, spasmodic cough. Diaphragmitis, with great difficulty of breathing.
JantungHeart
Radang lapisan dalam jantung (endokarditis) dengan katup mitral yang bocor (insufisiensi mitral), disertai kerja jantung yang keras dan cepat. Paling baik kerjanya pada tahap awal melemahnya fungsi jantung. Jantung lemah akibat pengerasan pembuluh nadi (arteriosklerosis). Gangguan jantung akibat tembakau. Jantung berdebar-debar hebat; memburuk saat berbaring miring ke kiri, dan menjelang menstruasi. Angina pektoris, disertai rasa tercekik, keringat dingin, dan rasa seperti diikat pita besi yang tidak pernah hilang. Nyeri di ujung jantung (apeks), menusuk dan menjalar turun ke lengan kiri. Jantung berdebar disertai pusing berputar (vertigo); sesak napas (dispnea), perut kembung. Rasa terjepit; nyeri yang sangat tajam dan rasa tertusuk-tusuk di jantung; denyut nadi lemah, tidak teratur, cepat, tanpa tenaga. Bunyi desir (murmur) dari dalam jantung, dorongan denyut jantung yang berlebihan, daerah redup di depan jantung (prekordial) yang meluas saat diketuk, bilik jantung (ventrikel) membesar. Tekanan darah rendah.
Endocarditis with mitral insufficiency together with violent and rapid action. Acts best in the incipiency of cardiac incompetence. Heart weakness of arterio-sclerosis. Tobacco heart. Violent palpitation; worse lying on left side, at approach of menses. Angina pectoris, with suffocation, cold sweat, and ever-present iron band feeling. Pain in apex, shooting down left arm. Palpitation, with vertigo; dyspnoea, flatulence. Constriction; very acute pains and stitches in heart; pulse feeble, irregular, quick, without strength. Endocardial murmurs, excessive impulse, increased praecordial dullness, enlarged ventricle. Low blood pressure.
EkstremitasExtremities
Bengkak berisi cairan (edema) pada tangan dan kaki. Tangan lembek; kaki membesar. Lengan kiri terasa kebas. Tangan sedingin es. Tungkai gelisah (tidak bisa diam).
Å’dema of hands and feet. Hands soft; feet enlarged. Numbness of left arm. Icy-cold hands. Restless legs.
TidurSleep
Tidak bisa tidur karena rasa berdenyut di berbagai bagian tubuh. Mimpi yang menakutkan.
Sleepless on account of pulsation in different parts of body. Frightful dreams.
DemamFever
Demam setiap hari pada jam yang sama. Rasa dingin di punggung dan tangan sedingin es. Demam yang datang dan pergi (intermiten); serangan sekitar tengah hari (pukul 11 pagi), tahapan-tahapannya tidak lengkap, disertai perdarahan. Rasa dingin lebih dominan; keringat dingin, disertai rasa cemas yang amat sangat. Suhu badan terus-menerus di bawah normal.
Fever every day at same hour. Coldness in back and icy-cold hands. Intermittent; paroxysms about midday (11 am) incomplete in their stages, accompanied by haemorrhages. Coldness predominates; cold sweat, with great anguish. Persistent subnormal temperature.
ModalitasModalities
Memburuk: sekitar tengah hari, berbaring miring ke kiri; berjalan, naik tangga, pukul 11 pagi dan pukul 11 malam. Membaik: di udara terbuka.
Worse, about noon, lying on left side; walking, going upstairs, 11 am and 11 pm. Better, open air.
HubunganRelationship
Antidot: Acon; Camph; China.
Antidotes: Acon; Camph; China.
Bandingkan: Digital; Spigel; Convallar; Kalmia; Naja; Magnol.
Compare: Digital; Spigel; Convallar; Kalmia; Naja; Magnol.
DosisDose
Tingtur (paling baik dibuat dari bunganya), hingga pengenceran (atenuasi) ketiga. Potensi yang lebih tinggi untuk jantung berdebar-debar akibat gangguan saraf.
Tincture (best made from flowers), to third attenuation. Higher in nervous palpitation.