Materia Medica Indonesia

Sarcolacticum Acidum

Asam Sarkolaktat(SARCOLACTIC ACID)

Sumber asli ↗

Gambaran UmumOverview

Tampaknya terbentuk di jaringan otot pada tahap otot kelelahan. Berbeda dengan asam laktat biasa dalam hal reaksinya terhadap cahaya terpolarisasi. Zat ini merupakan obat dengan cakupan kerja yang jauh lebih luas dan lebih mendalam, dan gambaran gejala yang ditimbulkannya (patogenesis) sangat berbeda dari asam laktat yang biasa. Diuji melalui proving (uji coba homeopatik) oleh Wm. B. Griggs, M. D, yang mendapati remedi ini sangat berharga pada bentuk paling ganas dari influenza wabah (epidemi), terutama bila disertai muntah kering yang hebat dan rasa lemas yang amat sangat, ketika Arsenic sudah gagal. Lemah saraf yang berkaitan dengan tulang belakang (neurastenia spinal), otot lemah, sesak napas (dispnea) disertai lemahnya otot jantung.

Is apparently formed in muscle tissue during the stage of muscle exhaustion. Differs from ordinary Lactic acid in its relation to polarized light. It represents a much broader and more profoundly acting drug and its pathogenesis is quite dissimilar from the normal acid. Proved by Wm. B. Griggs, M. D, who found it of great value in the most violent form of Epidemic influenza, especially with violent and retching and greatest prostration, when Arsenic had failed. Spinal neurasthenia, muscular weakness, dyspnoea with myocardial weakness.

Gejala UmumGeneral Symptoms

Rasa lelah disertai otot yang lemas sekali, memburuk karena pengerahan tenaga apa pun. Rasa pegal nyeri di sekujur tubuh, memburuk pada sore hari. Gelisah pada malam hari. Sulit tertidur. Rasa lelah pada pagi hari saat bangun tidur.

Tired feeling with muscular prostration, worse any exertion. Sore feeling all over, worse in afternoon. Restless at night. Difficulty in getting to sleep. Tired feeling in morning on getting up.

TenggorokanThroat

Rasa tercekat di tekak (faring). Sakit tenggorokan disertai rasa tegang di rongga belakang hidung (nasofaring). Rasa geli di tenggorokan.

Constriction in pharynx. Sore throat with tightness in naso-pharynx. Tickling in throat.

LambungStomach

Mual. Muntah yang tidak dapat dihentikan, bahkan air pun dimuntahkan, diikuti rasa lemah yang amat sangat.

Nausea. Uncontrollable vomiting even of water followed by extreme weakness.

Punggung dan EkstremitasBack and Extremities

Rasa lelah di punggung, leher, dan bahu. Lemah seperti lumpuh. Pergelangan tangan cepat lelah saat menulis. Lemah sekali karena naik tangga. Paha dan betis kaku. Lengan terasa seolah-olah tidak bertenaga sama sekali. Kram di betis.

Tired feeling in back and neck and shoulders. Paralytic weakness. Wrist tires easily from writing. Extreme weakness from climbing stairs. Stiffness of thigh and calves. Arms feel as if no strength in them. Cramp in the calves.

DosisDose

Potensi keenam hingga ke-30. Potensi 15x menunjukkan kerja yang paling nyata (Griggs).

Sixth to 30th potency. The 15x most marked action (Griggs).