Sulphurosum Acidum
Asam Sulfit; H2 S O3Sulphurous Acid; H2 S O3
Gambaran UmumOverview
Asam sulfit: untuk radang amandel (tonsilitis) sebagai semprotan; jerawat rosasea (akne rosasea); radang mulut berborok (stomatitis ulseratif); panu (pityriasis versicolor).
Sulphurous acid, (tonsillitis (as a spray), acne rosacea, ulcerative stomatitis, pityriasis versicolor).
KepalaHead
Cemas, marah meledak-ledak, cenderung ingin berkelahi. Sakit kepala membaik setelah muntah. Telinga berdenging.
Anxious, furious, disposed to fight. Headache better by vomiting. Ringing in ears.
MulutMouth
Radang mulut disertai borok. Lidah merah atau merah kebiruan. Lidah berselaput.
Ulcerative inflammation of mouth. Tongue red or bluish-red. Coated.
LambungStomach
Hilang nafsu makan. Sembelit (konstipasi) yang membandel.
Loss of appetite. Obstinate constipation.
PernapasanRespiratory
Batuk tercekik yang terus-menerus disertai dahak yang sangat banyak. Suara serak, dada terasa terjepit. Sulit bernapas.
Persistent choking cough with copious expectoration. Hoarseness, constriction of chest. Difficult breathing.
WanitaFemale
Keputihan (fluor albus). Badan lemah.
Fluor albus. Debility.
DosisDose
Sebagai semprotan pada radang amandel. Menurut Ringer, sepuluh hingga lima belas minim (satuan takaran cairan) yang diminum sepuluh menit sebelum setiap kali makan dapat mengatasi rasa panas di ulu hati (pirosis) serta mencegah fermentasi dan perut kembung. Zat ini juga menghilangkan sariawan akibat jamur (kandidiasis mulut). Secara homeopatik, pengenceran (atenuasi) ketiga.
As a spray in tonsillitis. According to Ringer, ten to fifteen minims taken ten minutes before each meal will remedy pyrosis and prevent fermentation and flatulence. It also removes thrush. Homeopathically, third attenuation.